Beranda» Karya Sastra » Puisi » SAMPAIKAN SALAMKU. SAMPAIKAN SALAMKU. Senin, 27/05/2019 - 21:05 — Mashudi Jr. Puisi | Puisi Cinta; Di sini aku menunggu. Seraut dari segala bayang angan. Menyerobot kalbu kering. Di tengah sunyi mencekam. Di sini aku menunggu. Cakrawala baru dan pintu pintu senyum.
DISCLAIMER Teks Lirik Lagu ST12 - Salam Terakhir di atas adalah hak cipta / hak milik dari pengarang, artis, dan label musik yang bersangkutan. Seluruh media yang tersedia di situs ini hanyalah untuk keperluan promosi dan evaluasi. Jika Anda suka dengan lagu ini , belilah kaset / CD original atau nada sambung pribadi (NSP/RBT)-nya untuk mendukung artis / penyanyi / grup band yang bersangkutan
ProfilAngin Tolong Sampaikan Salamku Search Result - Daftar Chord Gitar dan Lirik Lagu Angin Tolong Sampaikan Salamku Search Result - Chord Gitar dan Lirik Lagu dari artis Angin Tolong Sampaikan Salamku Search Result adalah borough paling utara dari lima borough di New York City. Borough ini juga, dengan nama Bronx County, merupakan yang
cash. Untukmu yang menjadikanku perempuan lain di antara kalian berdua, hai lama tak berjumpa. Sudah semenjak beberapa lama setelah kau tak mau memperjuangkan, kemudian meninggalkan dan ternyata juga membodohiku, apa kabarmu?Haruskah ku bertanya bagaimana kabarnya saat kau masih terus menghubungiku dibelakangnya? Haruskan ku bertanya seberapa bahagianya dirimu saat mengikat dia dalam sebaik-baiknya ikatan? Atau haruskan ku bertanya apa rasanya menjadi calon ayah dari hasil kasih kalian berdua?Rasanya tak perlu, karna tetap saja kau akan menghindari semua pertanyaan itu dengan lelucon khas mu. "Aku merindukanmu, ayo bertemu."Bukan tentang seberapa kuat aku mampu menahan rindu ini kepadamu, bukan tentang seberapa tegarnya aku sehingga mampu kembali berdiri setelah kau tendang pergi, ini juga bukan tentang seberapa cepat luka ku sembuh setelah kau hujam dengan kebohongan, berkalii-kali. Bukan…Ini semua tentang, seberapa ku tetap berjuang menahan semua hal untuk tak serta merta melukai perasaannya meski ku tau itu bukan tanggung jawabku. Seberapa keras ku mencoba memikirkannya, semakin ku tau pasti bahwa ditengah kelakar, "Aku baik-baik saja" milikku, aku masih belum bisa berdamai dengan mu dan segala bentuk lukanya. Keinginan terhebatku untuk bisa menyampaikan salam terakhir dengan bayangan dan segala kenanganmu , bisakah? Sudah sekian lama setelah aku mencoba dan terus mencoba, kurasa ini titik terendahku untuk mengakui semuanya. Aku belum cukup mampu merelakan, aku belum bisa melupakan, dan aku pun belum siap mengesampingkan bayanganmu. Aku pun heran, mengapa pada akhirnya aku masih saja mampu dikoyak-koyak oleh tolong hentikan semuanya. Bantulah aku mengobrak-abrik semua konsep kebahagian yang sempat kita susun, bantulah aku meninggalkan bayangnmu sejauh-jauhnya. Dan yang terpenting, bantulah aku menghancurkan semua kenangan yang sempat kita lagi kau datang untuk menengok luka. Jangan lagi datang untuk menggetarkan hati. Jangan lagi kau datang untuk berusaha ini sudah terlalu sulit. Sulit untuk tetap bersikeras menahan ego dan menahan diri untuk tak menyakiti hati wanita lain, ketimbang menahan semua rindu dan cinta yang kumiliki. Tapi tetap saja kau menolak mengerti. Menyedihkan, mengapa? Karena itu membuatku makin nama kelelahan, keraguan, kegelisahan dan waktu yang terus mengejar-ngejarmu, saat itu.. berjuanglah untuk yakin dengan keputusan yang sudah kau ambil. Nikmatilah kebahagian yang coba dia tawarkan, bersenang-senanglah dengan perhatian yang dia berikan. Jadi, tidak bisakah kau mencintainya seperti cinta yang kau berikan padaku waktu itu? Jangan sakiti aku dengan perlakuan yang kau tunjukan padanya, dari semuanya aku mengerti sekarang,Meski terlambat, maafkan aku sempat meragukan cintamu, ampuni aku untuk usaha yang sempat kau tunjukan namun tak kunjung terbalaskan, dan.. maaf sudah membuatmu menangis dan memaksamu memilih yang lain. Sekarang hiduplah dengan tenang dengannya, dan nikmatilah semua keputusan yang sudah kau perlu kau risaukan aku. Tak perlu menilik masa lalu. Tak perlu pula untuk tetap mencintai, merindukan dan jiika suatu saat d itengah ketidaksadaran dan kerapuhanku, aku mengatakan bahwa merindukanmu dan memintamu kembali ke pelukanku. Maafkan aku dan jangan pernah sekalipun tinggalkan ku akan terus memohon dan menangisi semuanya, jangan tinggalkan dirinya demi apapun itu, biarlah itu menjadi urusanku. Tanggung jawabmu adalah buah hatimu dan wanita yang sampai akhir akan terus memperjuangkan kehadiranmu di hidupnya, sambil terus merapal doa berharap kau akan membuka hatimu untuknya. “Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”
Sampaikan salam buat semua Salam terakhir, salam teristimewa Kepada kau yang tersayang Pada teman yang kukenang Pemergianku ini tak dirancang Usah bertanya mengapa aku Mengucap salam terakhir kepadamu Kerna waktu berputaran Bimbang tak berkesempatan Melahirkan kerinduan terhadapmu Demi sebuah kenyataan Yang amat menyakitkan Aku yang tidak berdaya Hanya berserah pada-Nya Salam akhir Salam yang teristimewa Kepada-Nya 'ku memohon keampunan Melalui-Nya kuberi kemaafan Kepadamu Demi sebuah kenyataan Yang amat menyakitkan Aku yang tidak berdaya Hanya berserah pada-Nya Salam akhir Salam yang teristimewa Kepada-Nya 'ku memohon keampunan Melalui-Nya kuberi kemaafan Kepadamu Andainya aku punya waktu Masih kuingin mengulangi semula Saat indah bersamamu Sayang tak berkesempatan Abadikan saja salamku di ingatan Salamku yang terakhir CreditsWriters Abdul Mannan Ngah, Habsah Bte Hassan Lyrics powered by Link
Sampaikan salam buat semuaSalam terakhir salam teristimewaKepada kau yang tersayangPada teman yang ku kenangPemergian ku ini tak dirancangUsah bertanya mengapa akuMengucap salam terakhir kepada muKerna waktu berputaranBimbang tak berkesempatanMelahirkan kerinduan terhadapmuDemi sebuah kenyataanYang amat menyakitkanAku yang tidak berdayaHanya berserah padaNyaSalam akhirSalam yang teristimewaKepadaNya ku memohon keampunanMelaluiNya ku beri kemaafanKepadamuDemi sebuah kenyataanYang amat menyakitkanAku yang tidak berdayaHanya berserah padaNyaSalam akhirSalam yang teristimewaKepadaNya ku memohon keampunanMelaluiNya ku beri kemaafanKepadamuAndainya aku punya waktuMasih ku ingin mengulangi semulaSaat indah bersama muSayang tak berkesempatanAbadikan saja salam ku di ingatanSalam ku yang terakhirHow to Format LyricsType out all lyrics, even repeating song parts like the chorusLyrics should be broken down into individual linesUse section headers above different song parts like [Verse], [Chorus], italics lyric and bold lyric to distinguish between different vocalists in the same song partIf you don’t understand a lyric, use [?]To learn more, check out our transcription guide or visit our transcribers forum
sampaikan salamku salam yang terakhir